Aku Ingin-Sapardi Djoko Damono

Aku Ingin-Sapardi Djoko Damono

Posted using ShareThis

Diterbitkan di: on 18 November 2009 at 11:54  Tinggalkan sebuah Komentar  

” Tubuh Yang Sehat Dihuni Oleh Ruh Yang Sehat ”

Ruh manusia semacam mesin, tubuh manusia semacam body mesin
dan akal manusia semacam komputer. Bagaimana bila komputer itu eror?
Pemilik itu semua adalah manusia, maka dengan pikiran dan perasaannya
semestinya ia dapat mengendalikan itu semua
untuk keselamatan kehidupan dunia dan akhirat.

Pembuat eror itu adalah maksiat; dan maksiat mempunyai dampak yang berbahaya. Dampak Maksiat Terhadap Sikap Manusia :

1. Meremehkan kebesaran Allah SWT.
Hilang rasa takut ke pada Allah, meremehkan firman Allah, menjadi tidak tahu diri, merasa paling benar, bahkan menyalahkan orang lain. Ketika ia bermaksiat, merasa akan diampuni Allah. Inilah jalur kelongsoran jiwa (jiwa disintegral).

Sebenarnya manusia beriman itu:
- Amat mensucikan Allah dalam hatinya.
- Amat membesarkan Allah dalam hatinya.
- Selalu mensyukuri Allah dalam hatinya.

Selanjutnya bersemayam ingatan kepada Allah dalam hatinya, maka sehat dan tenang hatinya, kemudian fisiknya. Firman Allah SWT:
اَلاَ بِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ
“Sadarlah, bahwa hanya dengan selalu mengingat Allah maka hati mnjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’du ayat 28)

Dengan hati yang seperti itu, dia akan selalu menjaga dirinya untuk mengerjakan apa saja yang menyenangkan Allah karena hatinya menghormati dan memuliakan Allah SWT. Dia menghindar dari segala perbuatan yang membuat Allah SWT marah, karena hatinya kagum kepada Allah dan merasa sangat membutuhkan Allah (Taqwa).

2. Membuat hati selalu gelisah.
Bermaksiat menimbulkan rasa gelisah selalu. Karena orang yang tidak takut kepada Allah dia pasti takut kepada makhluk Allah. Dan setiap orang yang takut kepada siapapun atau apapun (makhluk), dia pasti gelisah. Karena selalu gelisah, dia menjadi resah dan pemarah. Banyak marah membuat otot-otot menjadi tegang dan syaraf-syaraf menjadi eror, timbul penyumbatan arteri dan aliran lainnya dalam tubuh yang membuat aus beberapa organ tubuh.

Sedangkan orang yang takut kepada Allah, dia tidak akan takut kepada siapapun dan apapun. Tenanglah dia dan tenanglah segalanya, maka tenanglah jiwanya.

3. Hati berpenyakit.
Bermacam-macam penyakit bersemayam dalam hati: resah, gelisah, senang maksiat, malas ibadah dan lain-lain. Penyakit hati merusak tubuh saat di dunia dan merusak kehidupan di akhirat.
Orang-orang yang menahan diri tidak bermaksiat dan senang beribadah, di dunia mereka berhati sehat, berjiwa sehat dan di akhirat selamat.

Penyebab Membusuknya Hati
1. Salah pergaulan; obatnya adalah Uzlah (menyendiri), bersosialisasi dalam kepentingan saja.
2. Angan-angan meluap; obatnya adalah Qona’ah, menikmati yang ada, tidak mendambakan yang tidak ada.
3. Bergantung kepada selain Allah; obatnya adalah Inaabah, ruju’ kepada Allah SWT.
4. Tamak; obatnya adalah Puasa, yang wajib dan sunnah.
5. Terlalu banyak tidur; obatnya adalah Shalat Malam

Maka, segeralah kita sembuhkan penyakit berbahaya itu. Itu sebagian dari macam-macam penyakit rohani. Cara menyembuhkannya adalah dengan melakukan pantangan, karena obat yang benar adalah berpantang.

Bila pembungkus diri kita (jasad) selalu kita bersihkan dengan bermacam alat dan obat, dengan sabun, shampo dan lain-lain; bila kita selalu memeriksa kesehatan dengan melakukan ceck-up, periksa darah, rontgen dan lain-lain; mengapa kita tidak membersihkan diri kita yang asli (ruh) dan hati? Mengapa kita tidak memeriksa hati (ruh) kita, apakah terjangkit penyakit atau tidak? Bila sudah kronis menjadi penjahat, bisa masuk penjara di dunia dan masuk lagi penjara akhirat. Maka segeralah periksa isi dada Anda, pemarahkah Anda? Suka berbuat dzolimkah terhadap keluarga dan lainnya? Sudahkah Anda melaksanakan kewajiban? Senangkah Anda memberi nafkah sayang kepada keluarga juga kerabat?

Penyakit fisik, seperti: diabetes, darah tinggi, kolesterol, kanker, tumor dan lain-lain, membuat kita sibuk berobat, itu memang wajib. Namun, janganlah risau, sebab penyakit-penyakit tersebut pasti sembuh, sembuh di dunia karena berhati bersih. Karena hati yang bersih membuat jiwa tenang, tenang menciptakan senang dan senang pemyembuh ampuh bagi tubuh yang rapuh.

Penyakit batin (ruh) tidak lenyap karena kematian, bahkan berbahaya bagi kehidupan terakhir di akhirat. Karena surga tidak diperbolehkan dimasuki oleh orang-orang berpenyakit hati, seperti: iri, dengki, dendam, hasut, syirik dan congkak, yaitu selingkuh terhadap Allah SWT, karena lebih memuliakan selain Allah SWT, dan lain sebagainya. Allah SWT berfirman dalam Surat Asy-Syu’ara ayat 88-89:
يَوْمَ لاَ يَنْفَعُ مَالٌ وَلاَ بَنُوْنَ, اِلاَّ مَنْ اَتَى اللهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ
“Pada hari yang tidak berguna lagi harta dan anak-anak, kecuali orang yang datang menghadap Allah dengan hati yang bersih.”

Langkah Menuju Ketenangan Hidup
- Bersungguh-sungguh mengendalikan pikiran kita, agar senantiasa ingat dan tertuju kepada Allah SWT. Sering-seringlah menyebut nama Allah, mengucapkan: سبحان الله الله اكبر . Hati kita tidak boleh lepas dari ingat kepada Allah SWT.
- Hidupkan roh dan fisik kita. Usahakan agar roh kita ikut melakukan segala amal yang kita kerjakan.
- Kita harus dapat berbicara/berdialog dengan roh kita sendiri, misalkan kita sedang marah atau bersedih, maka bisikkan pada roh kita (dengan menyebut nama kita sendiri), bisikkan roh kita itu agar tidak marah atau bersedih.

Yang dapat menjadikan diri kita menjadi baik ataupun jahat adalah diri kita sendiri (tentu atas izin Allah SWT). Dalam pendidikan jasmani kita kenal “Akal yang sehat terdapat dalam tubuh yang sehat”, itu benar, tetapi lebih benar lagi tubuh yang sehat diisi oleh jiwa (hati) yang sehat. Dengan demikian kesehatan roh kita harus senantiasa dijaga agar badan kita juga tetap sehat.
Kita harus ikhlas, yaitu segala perbuatan yang kita lakukan adalah karena Allah SWT, untuk Allah SWT dan bagi Allah SWT. Ikhlas ini merupakan salah satu kunci diterimanya ibadah yang kita lakukan.

Semua kejadian di masa lalu, yang telah kita lewati adalah impian belaka. Karena itu, tidak layak bersedih dengan segala yang telah menimpa kita, dan tidak ada untungnya menyimpan dendam. Kita harus lulus dari semua ujian yang Allah SWT berikan dengan mengalirkan diri dalam arus maupun goncangan gelombang kehidupan sambil ridho dan menerima dengan ikhlas dan lapang dada. Sesungguhnya ujian itu tidak berat, karena Allah SWT tidak akan membebani hamba-Nya dengan sesuatu yang tidak mampu dipikul oleh hamba-Nya.

Beban itu terasa berat karena kita tidak rela menerimanya, tetapi bila kita ridho pasti menjadi ringan. Pengemudi becak mengayuh becaknya dengan muatan dua orang gemuk sambil senyum dia, itu karena ridho/ cinta kepada keluarganya. Ibu tidak tidur di malam hari, memluk bayinya yang sedang sakit. Ia tidak merana karena ridho dan cinta kepada anaknya. Ini berarti kita tidak boleh banyak mengeluh. Tetapi berusahalah, kemudian tawakkal, karena Allah SWT akan memberikan segala sesuatu setelah kita berusaha dan berdoa.

RESEP HIDUP TENANG

Darah dipompa ke suluruh tubuh dengan tekanan. Otak terus mengawasi dan menyesuaikan tekanan itu. Banyak masalah yang membuat kacau aturan ini, umpamanya, bila seseorang gugup, misalnya pada saat berdusta pertama kali, denyut jantungnya bertambah cepat dan otot arteri berkontraksi, Tekanan Darah Naik. Karena itu ia selalu gugup dan tegang, tekanan darahnya tinggi, selanjutnya akan menimbulkan penyempitan aliran darah ke jantung dan ke otak serta gangguan pada ginjal.

Untuk mengurangi dan menghilang-kan gugup, tegang dan kesal, kita harus menyadari tentang eksistensi kita di dunia ini. Mengapa anda terlalu mengharap dunia menjadi seperti surga?

Fakta menunjukkan dunia ini penuh dengan derita, sakit, perang, longsor, gempa, tsunami, fitnah, gosip, preman, teror, pembunuhan dan penuh huru hara. Setiap hari tumpah ruah darah manusia di mana-mana. Nampak kini alam hewan lebih damai dari alam manusia.

Kenyataan yang demikian ini, apa anda masih mimpi ingin senang dan bahagia?
Sadarlah, di dunia yang kita tempati ini tidak ada bahagia, yang ada hanya fatamorgana yang tak mungkin dapat diraih.

Coba lihat sejarah, siapa yang pernah bahagia? Lihat sekarang, semua yang hidup mengeluh karena tidak mendapat puas atau bahagia. Sadarlah hidup di dunia ini bukan untuk mencari senang. Bila di hati Anda tersimpan niat hidup untuk bersenang-senang, Anda akan letih dan stress, karena tidak mendapatkan apa yang anda inginkan. Ke mana pun Anda berlari mengejar kemewahan atau kesenangan, tetap tidak akan teraih. Sehingga Anda penasaran dan terus mengejar dan mengejar hingga letih, jompo kemudian mati.

Hari-hari Anda lalui dengan bertengkar dan marah. Anda tidak akan bersyukur, padahal sudah banyak nikmat Allah SWT di badan dan di rumah anda. Anda akan menjadi manusia reaksioner, pemarah pembenci. Ini berbahaya.

Resepnya adalah bentuklah jiwa Muthmainnah.
Jiwa muthmainnah ialah orang yang tidak ingin lagi mencari kesenangan palsu duniawi. Ia berniat dalam pikiran dan perasaannya hanya ingin Selamat, selamat dari murka Allah SWT serta selamat dari penjara manusia di dunia. Ia selalu merasa diawasi oleh Allah SWT, berbuat yang bermanfaat untuk dirinya dan manusia sekitarnya. Ia ingin Allah SWT melihatnya dengan senyum dan pandangan mata kasih. Selalu menjaga gerak langkah dan lidahnya agar bermanfaat, dan menjaga diri untuk tidak berbuat jahat.

Langkah yang dapat anda lakukan untuk membentuk jiwa muthmainnah adalah sebagai berikut:
- Kosongkan keinginan Anda, hanya menikmati apa yang sudah ada, sambil berusaha mencari dan meraih rizqi yang terjangkau daya.
- Pantang menginginkan yang tak mungkin terjangkau (menghayal).
- Selanjutnya menyibukkan diri berkomunikasi dengan Allah SWT, beribadah, mengurus rumah tangga, membantu famili dan ummat.
- Bila Anda percaya kepada Allah, Anda harus mempercayai bahwa Allah SWT sangat sayang kepada anda. Allah SWT memberi sayang dengan cara-Nya sendiri, karena hanya Dia yang tahu cara menyelamatkan Anda.
- Yakinlah, semua keputusan Allah SWT terhadap Anda, itulah yang terbaik.
Saudaraku yang disayang Allah, bila Anda mampu berusaha menjadi seperti yang tersebut, maka Anda akan tenang menghadapi huru-hara hidup ini.

Bila Anda tenang, maka akan bertambah shaleh/shalehah, selanjut-nya muthmainnah. Dan anda berekstasi selamat dari tekanan darah yang tak teratur, selamat dari keletihan dunia dan selamat di akhirat. (Lihat QS. Fushshilat ayat 30-33), Selamat mengamalkan.

Jangan lagi mengenang masa lalu, masa lalu sudah mati. Songsong masa depan yang lebih menjanjikan, dan ingat surga yang tanpa derita, penuh kasih sayang dan keindahan sedang menanti kedatangan Anda. Hidup dalam kemesraan abadi selamanya.

KINI AKU SADAR
AKU BERNAFAS
AKU HIDUP
AKU BEBAS
AKU BEBAS DARI BISIKAN SETAN
SETAN JIN MAUPUN INSAN
AKU MEMBISIKKAN DIRIKU SENDIRI
AGAR SELALU INGAT ILAAHI
AKU PASRAH TIDAK AKAN MARAH
AKU BERJANJI TIDAK AKAN MEMBENCI
KINI KU BERSIHKAN PIKIRANKU
KU BENINGKAN PERASAANKU
KINI AKU BEBAS DARI SYAITAN
KINI AKU LEPAS DARI SEMUA IKATAN
YA ALLAH
BEBASKAN DADAKU DARI BEBAN KEINGINAN
DARI HIMPITAN ANGAN-ANGAN
DARI DENDAM, IRI DAN KEBENCIAN
KINI HATIKU TENANG, JIWAKU TERBANG
AKU NYELINAP DALAM JUBAH ILAAHI ROBBI
KINI AKU RIDHO APAPUN YANG ‘KAN TERJADI
AKU SENANG HIDUP BEGINI
TANPA DENDAM MAUPUN BENCI
KINI AKU MENGASIHI SEMUA MAKHLUK
AKU MENYAYANGI SESAMA MUSLIM
AKU MENSYUKURI APAPUN PEMBERIAN ALLAH
KINI AKU BEKERJA DAN BERAMAL
KU LURUSKAN LIDAHKU
KU BERSIHKAN HATIKU
KU BENINGKAN PIKIRANKU
KU SIRAMI AL-QUR’AN PERASAANKU
HATIKU DAMAI, JIWAKU TENTERAM SELALU
HATIKU RIDHO, MENERIMA TAKDIR ALLAH-KU
ALLAH TUMPUAN, ALLAH CINTA-KU
ALLAH-KU MENGUSAP KEPALAKU
ALLAH-KU MENYAYANGI DIRIKU
ALHAMDULILLAH ALLAH-KU

Oleh Ust.Zen Muhammad Alhadi

Diterbitkan di: on 6 November 2009 at 11:54  Tinggalkan sebuah Komentar  

Malam….

Malam…
Sungguh gelapmu menutupi mataku
hitam gulita merebak ke 8 penjuru angin
hitam…
hanya hitam

Malam…
apakah engkau akan memperdengarkan
irama yang sering kau lantunkan
yang senantiasa membuat hatiku haru biru
dimana itu sekarang???

Malam…
kubutuh suaramu
karena malam ini
hatiku ingin terharu
ingin meratap…
ingin tergugah….

Malam…
kerinduanku tak terbendung lagi
apakah engkau berani menanggungnya?
atau..
hanya menertawaiku saja?
seraya berkata
“Kasihan Sang Pengharap rindu…
hanya bisa meratap dalam duka
tanpa bisa berbuat banyak…”

Tahukah kau,wahai malam…
sebenarnya aku hanya meminta
untuk ditemani…
hanya untuk sebagai pelengkap sempurnanya tangisanku

Tahukah kau, Wahai malam…
kerinduan tanpa tangisan
tidaklah sempurna…!!!
kerinduan tanpa tangisan
ibarat pengharapan tanpa harapan

Bukankah..
Adam AS sering menangis
karena perpisahannya dengan Siti Hawa?
sampai2 air matanya menjadi anak sungai

Bukankah…
Yaqub AS sering menangis
akibat tidak adanya Yusuf AS berada disisinya?
sampai matanya buta akibat menangisi beliau

Bukankah…
Zulaikha senantiasa meratap
karena pengharapannya tuk bertemu Yusuf AS?
sampai2 tidak mengurusi tubuhnya menjadi kurus kering..

Bukankah…
Rasullullah SAWW sering menangis
karena mengenang Sitti Khadijah Al-Kubra
sehingga membuat Siti Aisyah menjadi cemburu setengah mati

Bukankah…
Imam Ali AS kadang menangis
mengenang istrinya Siti Fatimah Az Zahra
sampai hampir saja kehilangan kendali
jikalau beliau tak mengingat pesan kekasihnya,Rasulullah SAWW
untuk menjaga umat beliau……

Maka…wahai malam,
janganlah engkau menertawaiku
jika aku merasa rindu hingga menangis…
karena…
para kekasih Allah juga menangis
jika mereka merindu….!!!
Wassalam…

Diterbitkan di: on 18 September 2009 at 11:54  Tinggalkan sebuah Komentar  

My Mashed Cassava Cheese

Hari ini, jadi hari mengolah makanan buat aku. mencoba 2 jenis makanan, lumayan lah buat temennya teh manis :) .

Siang tadi, aku coba resep puding tetangga sebelah yang wow…..ternyata lumayan enak tuenan temans….., puding tanpa judul begitulah aku menamainya, karena memang ketika kutanyakan pada sang pemilik resep, sama sekali tidak tahu namanya….hehehe jadilah puding tanpa judul *maksain banget ya lina hihihi*.

Pertama kukumpulkan dulu bahan-bahan yang diperlukan:

- 2 Lt susu cair

- 2 Bks agar-agar

- 2 Btr Telur

- 1/2 Kg Gula pasir ( di bagi menjadi 2x 1/4 kg)

- 3 Sdm Margarine

- 3 Sdm Terigu

- Vanili ….biar wangi hihihi

Semua bahan di atas diolah terpisah, Bahan pertama yaitu 1/4 kg gula, telur, vanili, margarine dan tepung terigu di mix jadi satu. Lalu bahan kedua yaitu agar, 1/4 kg gula dan susu di didihkan, setelah mendidih masukan campuran bahan pertama tadi yang telah di mix. Setelah itu masukan dalam loyang cetak, atau cetakan puding yang lucu-lucu. Ditunggu beberapa menit lalu masukan lemari pendingin biar proses menjadi padat lebih cepat dan puding dingin lebih terasa enak di makan siang-siang yang panas :) .

Tak lama pudingpun telah memadat segera aku sajikan dalam piring ceper warna putih tanpa corak, kebetulan beberapa teman anak-anakku yang biasa main di rumah ku suruh mencicipi, Alhadulillah mereka semua suka, dalam hitungan kurang dari 10 menit, satu loyang pun habis…….Alhamdulillah ku ucapkan, senang banget…….”nanti bikin lagi ya sayang :) “.

Matahari mulai condong ke arah barat, suamiku pulang dari kantor. Segera ku tawari puding buatanku yang sengaja ku sisakan 1 loyang kecil untuk suamiku. Alhamdulillah suamiku pun suka, dengan sentuhan akhir seduhan Dancow *iklan lewat hehehe* dengan sedikit air, jadilah itu fla ngarang buat si puding hahaha……ngarang abis ya……emang sukanya gitu *ngeles tuh aku hehehe padahal g bisaeun bikin fla nya*.

Olahan yang kedua namanya……..apa ya? ngarang juga nih….enggak tau apa namanya, abisnya resepnya juga ngarang hehehe. Kalau kita mengenal Mashed Potato alias kentang tumbuk, kalau yang ini Mashed Casava Cheese, singkong tumbuk berkeja, halah meuni ngarang pisannya hahaha.

Begini cara mengolahnya, bahannya sih hanya singkong yang dibumbui dengan bawang putih, bawang merah dan kunyit yang telah dihaluskan. Singkong yang telah dipotong kecil direbus bersama dengan bumbu halus yang tadi, setelah dirasa empuk dihaluskan seperti perkedel. O ya jangan lupa kaldu ayam dan garam bakalan menambah selera . Taburkan parutan keju pada singkong yang telah di tumbuk lalu aduk rata.

Siapkan minyak panas, goreng singkong tadi dengan ukuran yang sesuai selera, mau sebesar kelereng ampe sekepal tangan, terserah…..dan ternyata diicip-icip lumayan juga……garing-garing gitu dengan warnanya kuning cantik.

Mudah kan resep-resep nya? Selamat mencoba ya temans…….:).

Diterbitkan di: on 8 April 2009 at 11:54  Komentar (2)  

Berkumpulah Dengan Orang Shalih

Mendengarkan “Tombo Ati”, otakku pun berputar-putar, memoryku pun mulai berusaha membaca hal-hal yang berhubungan dengan obat hati. Memoryku merekam salah satu perkataan Imam Ali tentang obat hati, salah satu obat hati itu berkumpulah dengan orang-orang shalih.

Kita sebagai manusia selalu berada pada tarikan dua kutub yang saling berlawanan, yaitu kebaikan dan kejahatan. Ketika harus dihadapkan pada suatu masalah, konflik batin pun mulai bermain. Sisi baik dan sisi buruk saling tarik menarik dan bermain-main.

Manfaat berkumpul dengan orang shalih dalam artian adanya kontak personal dan sharing dengan mereka menjadikan manusia tersadar akan kekurangan dan kelemahan spiritualitasnya dan munculah semangat untuk menjadi seperti mereka karena orang-orang shalih senantiasa berpegang teguh pada akhlak dan pertimbangan kemanusiaan dan mereka selalu cenderung pada kebajikan.

Dengan orang-orang shalih sebagai pembanding dan cermin, sedikit demi sedikit jiwa ini berusaha untuk membebaskan/melepaskan diri dari sisi buruk dan menumbuhkan cahaya kebaikan dalam jiwa yang terdalam.

Sahabat atau teman sangat penting, sangat berpengaruh dalam pembentukan jiwa, sadar atau tanpa disadari. Jangan keliru memilih sahabat ya….!!!!!!!:)

Diterbitkan di: on 19 Maret 2009 at 11:54  Komentar (5)  

Perempuan Penghuni Surga

Dalam satu riwayat Imam Shadiq as berkata: Allah swt telah mewahyukan kepada Nabi Daud as untuk pergi menyampaikan kabar gembira kepada Khalawah binti Aus bahwa ia merupakan calon penghuni surga. Dan beritahukan kepadanya bahwa ia di surga berada di sampingmu. Kemudian Nabi Daud as pergi menuju rumah perempuan tersebut. Sewaktu tiba di rumahnya lantas ia mengetuk pintu rumah. Mendengar ketukan pintu lalu Khalawah bangkit dan membuka pintu. Ketika ia melihat Nabi Daud as, lantas ia berkata: “Apakah telah turun wahyu tentangku sehingga tuan mendatangiku?”. Nabi Daud as menjawab:“Ya, benar”. Perempuan bertanya kembali: “Apakah itu?”.Nabi Daud as menjawab: “Wahyu tersebut berkaitan dengan keutamaanmu”. Perempuan berkata: “Itu bukan diriku, mungkin perempuan lain yang namanya sama denganku, karena saya tidak memiliki kelayakan untuk itu”. Nabi Daud as bersabda: “Perempuan itu adalah engkau”. Perempuan berkata: “Sumpah demi Tuhan, saya tidak merasa melakukan perbuatan yang membuatku mencapai derajat tinggi seperti ini”. Nabi Daud as kembali bersabda: “Coba anda ceritakan sekilas tentang kehidupanmu padaku!”. Perempuan berkata: “Saya selalu bersabar atas segala penyakit, kerugian, dan kesulitan yang telah menimpaku. Bahkan saya tidak pernah memohon kepada Tuhan untuk menghilangkan segala ujian dan cobaan dariku, melainkan Dia sendiri menghendaki-Nya. Saya juga tidak mengharapkan pahala dan balasan dari-Nya atas segala kesabaranku ini. Akan tetapi saya selalu mensyukuri-Nya”. Nabi Daud as bersabda: “Karena perbuatanmu inilah engkau telah mencapat derajat tinggi di sisi-Nya”.

[Euis D, Biharulanwar jilid 71 halaman 89 dinukil dari buku Zanan Mardan overina Tarikh halaman 228]

Diterbitkan di: on 24 Februari 2009 at 11:54  Komentar (6)  

Titian Tertapaki….

Berjalan menapaki jalan di lorong yang dinamakan Kehidupan

Berusaha berpijak di titian kokoh

Ketika keimanan ini goyah..

Terkadang titian rapuhpun ku pijak pula

Ku berusaha tetap tenang dan kuat

Ku tak ingin terperosok

Ku ingin pintar memilah pijakan

Ku ingin sampai dengan selamat dan jadi salah satu pemenangnya

Hidup adalah realita

Bukan bayang-bayang yang sekejap saja bisa datang dan pergi

Meski ku ingin hidup seratus atau mungkin seribu atau selama apapun yg kumau….

Namun waktu membatasiku

Itu sudah jadi keharusan

Manusia di beri akal dan nafsu

Siapa ta’at maka akan selamat

Siapa lalai tertinggal

Dan akhirnya berhenti dan mati.

Diterbitkan di: on 12 Februari 2009 at 11:54  Komentar (11)  

Tulisan tanpa judul

Can’t you believe just how fast you’re growing? When you’re finally realized the quest of your life, through the maturity of your mind and the sense of your heart, untill you grab the answer of many question that you’ve got a bunch of axperience, All through your wandering years. Don’t let the spirit fade away, that encourage you to reach the stars. For every wish you make to the stars, let me sing a song of gladness, send the flower of greatfull, this wisdom present shall ease your sadness, that you paint the color around the friendship.

Just One More Words………

I wish you………..Happy Birthday Mate

Diterbitkan di: on 11 Februari 2009 at 11:54  Komentar (4)  

Life Must Go On…..

Buat gadis selugu dan sepemalu Arin, lingkungan baru membuat dia kesepian banget. Arin memang gadis yang terkesan jutek *kesan pertama begitu….jutek* tapi kalau sudah kenal, bisa segala diomongin, ya…tergolong bawel lah. Sepintas memang aneh, tapi kalau dia dah merasa disayangi oleh seseorang, arin sangat takut untuk menolak permintaannya, dia akan lakukan apa saja yang diminta orang yang sudah baik kepadanya.

Hari pertama Arin masuk SMA, masa menginjak pra dewasa, masa buat pengen coba-coba karena rasa ingin tahu Arin yang segede gunung, gunung apa ya?*mikir sambil garuk2 kepala*, termasuk dalam hal pacaran juga.

Satu semester sudah berlalu…banyak kegembiraan yang dilalui arin. Dia mendapat banyak teman, sekaligus seorang teman dekat alias kekasih, sebut saja Fery. Meskipun orang tuanya begitu keras melarangnya untuk tidak pacaran dulu, tapi dia memilih untuk backstreet, lari sana lari sini, bohong sana bohong sini ketika harus pergi jalan-jalan atau hanya sekedar bertemu Fery sang kekasih.

Orang tua Arin keras mendidiknya dalam hal pergaulan, di sisi lain orang tua Fery begitu bebas mempersilahkan anaknya berpacaran. Merekapun banyak menghabiskan waktu berdua di rumah Fery.

Waktu berjalan cepat, hari demi hari dilalui Arin dengan penuh semangat dan kebahagiaan. Prestasi sekolahnya pun tidak terlalu mengecewakan, rangking sepuluh besar selalu dia raih. Arin di mata orang tuanya adalah anak yang sangat manis dan baik, memang begitulah arin sebelum akhirnya dia mengenal dunia berpacaran, dia mulai mengenal pegangan tangan, mulai mengenal cipika cipiki , dan akhirnya hal-hal yang lain, yang sangat di larang oleh agama yaitu mendekati zina.

Sampai pada suatu saat, masalah pun muncul diantara mereka, hubungan mereka akhirnya menemui jalan buntu, hubungan mereka kandas dan kesedihan pun menimpa arin.

Hari-harinya dilalui dengan menangis ketika harus tak sengaja melihat dan berpapasan dengan mantan kekasihnya. Kekecewaan pun muncul, rasa sesak di ujung tenggorokan, rasa sakit di hati arin membuat air mata membanjiri kedua pipinya tanpa arin inginkan.

Tiga bulan dilaluinya dengan kesedihan dan menangis ketika teringat hubungannya yang kandas. Akhirnya dia menyadari kekeliruannya dan mau menerima kenyataan pahit yang harus dia terima. dia pun menyadari hikmah dari semua kejadian ini.

Arin menyadari bahwa Allah senantiasa mendengarkan keluh kesahnya, menjawab do’anya yang selama ini arin minta, walaupun arin telah banyak melakukan dosa, dosa yang sangat dia sadari sepenuhnya. Allah memberi jawaban atas do’anya, Allah menunjukan kasih sayangnya pada arin dengan segera memutuskan hubungan mereka yang sudah jauh dari nilai-nilai agama. Arin berpikir…jikalau arin melanjutkan hubungannya, mungkin keperawanan yang merupakan mahkota seorang wanita akan terenggut, arin menyadari Allah masih menyayanginya.

Arinpun melanjutkan kehidupannya dengan berusaha bersemangat membangun kepercayaan dirinya untuk bangkit dari keterpurukan akibat dari semua yang telah terjadi pada arin selama ini. Dia selalu merasa di kejar-kejar dosa yang telah dilakukan selama berpacaran. Hatinya selalu tidak tenang, teringat dosa dan siksa, walaupun dia telah bertaubat.

Dari semenjak itu, arin berniat untuk tidak akan pernah berpacaran lagi, cukup hanya niat untuk menikah sajalah, pacaran sudah di hapus dari kamus pribadi arin.

Tulisan ini di buat untuk seseorang yang alhamdulillah telah menyadari bagaimana indahnya islam mengatur pergaulan, never give up ya……

Sahabat…..yuk kita sama2 belajar untuk jadi orang tua yang bijaksana. yuk ade2 belajar untuk menata pergaulan dengan sebaik mungkin sesuai dengan syariat, Allah akan selalu menolong hambaNya yang ridho akan taqdirNya.

Diterbitkan di: on 8 Februari 2009 at 11:54  Komentar (3)  

Pikirku pun Melayang………

Senja sudah mulai melebarkan sayapnya, siangpun berganti malam, banyak hal yang telah dilalui siang tadi. Seperti biasa sehabis sholat isya, saya menyempatkan duduk termenung sendiri untuk sekilas mereview kembali kejadian, hal-hal yang telah dilalui yang sempat terekam dalam otak milik Allah ini. Alhamdulillah ya Allah..hamba diberikan kenikmatan untuk bisa mengingat moment-moment siang ini, semua karena ijinMu ya Allah.

Pikirku pun melayang (melly goeslow banget ya :) ), satu hal terlintas, wajah naura (anak pertama saya)pun jadi bagiannya,”sudahkah saya jadi ibu yg baik untuk dia?”duuuhhh takut kalau saya tidak ikhlas dalam niat mengajari dia, ketakutan jikalau dorongan dan nasehat itu semua terselip sesuatu yang dinamakan ambisi orang tua untuk membentuk anak menjadi manusia seperti apa yg orang tua inginkan. Saya terkadang menutup telinga ini ketika ibu-ibu menceritakan kelebihan anak-anaknya, saya takut klo ujung2nya anak jadi bahan perbandingan, kasihan mereka yang terpuruk akibat itu.

Tak terasa usai sudah perjalanan hari ini, malam…saat memberi tubuh ini kesempatan beristirahat untuk sesaat. Setiap langkah yang dilalui mudah-mudahan langkah menuju perbaikan diri terus menerus. insya Alloh, ada hari esok yang akan di tapaki, perjuangan ini akan berlanjut…Ya Allah, hamba ingin jadi salah satu pemenangnya, menang dalam berperang dan berjihad melawan nafsu.amiin….

Diterbitkan di: on 28 Januari 2009 at 11:54  Komentar (6)  
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.